Apa itu Gula Stevia ??
Gula yang dibuat dari tebu, bagi penderita
diabetes pastilah akan ditakuti. Kandungan kalorinya bisa menjadi
ancaman serius bagi mereka yang terkena penyakit itu dan untuk orang
yang sedang menjalani program diet.
Gula stevia telah di
komersilkan di Jepang, Korea, RRC, Amerika Selatan untuk bahan pemanis
bagi penderita diabetes dan kegemukan.
Stevia merupakan salah
satu tanaman kesehatan yang paling diminati di dunia sekarang ini.
Karena tubuh manusia tidak memproses glikosida dari daun stevia tetapi
mendapatkan kalorinya.
Daun Stevia klon BPP 72 mempunyai
kandungan steviosida 10-12 % dan rebaudiosida 2-3 %. Selain mengandung
glikosida, juga mengandung protein, serat, karbohidrat, mineral, vitamin
A, vitamin C dan 53 komponen lainnya. Produknya berupa steviosida,
Rebaudiosida, ekstrak, dan konsentrat. Ekstraknya dalam bentuk
steviosida dapat mencapai kemanisan 70 400 kali dari gula biasa.
Apakah Stevia aman? Jawabannya adalah PASTI!
Sangat
dianjurkan bagi penderita diabetes atau masalah kelebihan berat
badan/obesitas. Boleh dikonsumsi bagi orang sehat untuk minuman
sehari-hari. Gula stevia adalah gula herba alami sehingga tidak
mempunyai efek samping serta aman.
Dari laporan kesehatan yang
diterima baik laporan laboratorium maupun pengguna konsentrat stevia
setiap hari. Penelitian ilmiah mengindikasikan bahwa stevia efektif
meregulasi gula darah dan ke depannya membuatnya normal. Dia juga
menghambat pertumbuhan bakteri dan organisme yang menyebabkan infeksi,
termasuk bakteri yang menyebabkan gangguan gigi dan penyakit gusi.
Stevia
dapat menurunkan berat badan dan mengatur berat badan karena dapat
mereduksi makanan bergula dan berlemak. Dari penelitian juga disebutkan
bahwa stevia mengatur mekanisme rasa lapar seseorang.